Friday, October 25, 2013

OUTBOND SDIT HARUM PURBALINGGA 2013

Outboundnya anak2 SDIT di kawasan telaga yang airnya sangat jernih di desa tlaga, kutasari purbalingga.













Monday, October 21, 2013

Memperpanjang SIM A di Purbalingga

Bulan ini SIM A saya memasuki usia kedaluarsa. Pagi hari jam 08.15 saya menuju kantor kepolisian di Tangsi, Purbalingga. Segera saya urus surat kesehatan di klinik dr.Eka dengan membayar 20 ribu rupiah. Walaupun hanya dicek tekanan darah saja sih, tapi nggak apa lah yang penting kan cepat selesai. Kalau yang belum tahu golongan darah maka kena tambahan biaya 5000 rupiah untuk pemeriksaan golongan darah.

Surat kesehatan sudah ditangan, langkah selanjutnya menuju kantor BRI yang berada di dalam komplek kepolisian Tangsi. Untuk perpanjangan SIM A dikenakan biaya 80 ribu rupiah. 

Selanjutnya menuju ruang pendaftaran untuk mendapatkan formulir perpanjangan. Untuk mengantri serahkan SIM A lama ke loket. Tak berapa lama petugas akan memanggil dan menyerahkan formulir yang perlu kita isi. Maka ada baiknya ketika mau memperpanjang SIM harus membawa pulpen. 

Formulir yang telah diisi kemudian disertai dengan bukti transfer BRI, surat kesehatan dan foto copy KTP masing-masing satu lembar. Serahkan kembali persyaratan yang sudah lengkap ke bagian pendaftaran untuk selanjutnya mengantri dipanggil oleh petugas ruang foto. 

Tak berapa lama, saya pun dipanggil untuk berfoto oleh petugas. Sekitar 10 orang dipanggil bersamaan dan mengantri didalam ruang foto satu per satu. Ditanyai ulang nama dan alamat rumah sesuai KTP dan tanda tangan di mesin yang ada. Jepret! Selesai sudah foto dan menunggu antrian menambil SIM A yang baru.

Alhamdulillah sekitar satu jam SIM A baru sudah di tangan. Thanks Purbalingga!

Memperpanjang STNK di Purbalingga, Mudah dan Cepat!

Pagi ini saya menuju kantor samsat purbalingga guna membayar pajak kendaraan roda dua. Ternyata sudah telat lima hari. Resikonya kena denda nih!

Selepas mengantar anak sekolah, Vario 125 CC saya pacu menuju lokasi yang tak jauh dari pasar sega mas Purbalingga. Puluhan kendaraan bermotor pun sudah terparkir. Puluhan orang sudah berjubel mengantri di depan counter pengambilan formulir pembayaran pajak. Tanpa nomor antri! Crowded!

Banyak orang yang nampak bingung, gimana ngambil formulirnya termasuk saya. Akhirnya setelah beberapa menit baru tahu, kita harus menaruh STNK guna mendapatkan antrian dipanggil mendapatkan formulir.

Menunggu sekitar 10 menit, formulir pembayaran pajak (SOPD) saya dapatkan, dan membayar 5000 rupiah. Segera saya menuju meja PMI untuk sumbangan sukarela senilai 2000 rupiah, sekalian menandatangani formulir tadi. Seorang petugas mengarahkan untuk menyertakan KTP asli dalam map merah berisi formulir tadi termasuk copy STNK, copy Pajak tahun kemarin, copy KTP dan copy BPKB (masing-masing satu lembar).

Map merah tadi kemudian kita taruh dimeja pendaftaran yang terletak di meja paling kiri. Satu demi satu map tertumpuk, kemudian tak berapa lama petugas memanggil nama. Saya kebagian nomor antri 077. Selanjutnya kita harus duduk manis menunggu dipanggil petugas kasir.

20 menitan menunggu, akhirnya jatuh giliran nomor antri 77 dipanggil. 243 ribu rupiah, demikian uang yang harus saya bayarkan untuk pajak motor vario 2010. Itu sudah termasuk denda senilai 35,450 rupiah.

Habis itu nunggu lagi dan duduk manis di deretan bangku panjang ruang tunggu samsat. Alhamdulillah tak lebih dari setengah jam nomor antrian saya dipanggil lagi. Selesai sudah proses pengurusan pembayaran pajak kendaraan di samsat purbalingga. Mudah dan nggak pakai lama! Hanya bagian pengambilan formulir saja yang perlu diperbaiki sistemnya.

Semoga bermanfaat!