27 February 2016

BAHASA INGGRIS, SIAPA TAKUT!

BAHASA INGGRIS, SIAPA TAKUT!

Bahasa adalah jendela dunia. Bisa menguasai berbagai macam Bahasa itu sesuatu yang mungkin. Memang tidak semua orang mempunyai kemampuan linguistic yang sama. Sejarah pernah mencatat orang-orang yang bisa menguasai bermacam Bahasa, yang disebut dengan Polyglot atau Multilingual Person. Sebut saja Presiden pertama republic ini yaitu Bapak Ir. Soekarno. Beliau mampu berbicara 10 bahasa, diantaranya Jawa, Sunda, Bali, Indonesia, Belanda, Jerman, Inggris, Perancis, Arab dan Jepang.

Sejarah juga pernah mencatat nama Gayatri Lawelisa. Seorang gadis muda belia asal ambon. Di usianya yang masih 16 tahun dan duduk di kelas 2 SMA, Gayatri telah menguasai setidaknya 14 bahasa, antara lain Bahasa Ambon, Indonesia, Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, dan India, Rusia dan bahasa Tagalog. Namun Alloh SWT berkehendak lain, Gayatri tutup usia akhir 2014 silam.

Di era global sekarang ini, kemampuan berbahasa inggris sebagai Bahasa internasional menjadi sangat perlu. Apalagi seiring dengan dimulainya Masyarakat Ekonomi ASEAN. Era keterbukaan antar negara-negara di kawasan Asia Tenggara atau disebut dengan Pasar bebas ASEAN.

Untuk bisa menjadi seseorang yang mempunyai kemampuan layaknya Ir. Soekarno maupun Gayatri memang tak mudah. Tapi paling tidak mampu menguasai Bahasa inggris sebagai Bahasa internasional adalah sebuah keniscayaan. Yang terpenting adalah kemauan yang kuat dan terus belajar.

Saya masih teringat ketika awal masuk kerja di Qatar 8 tahun silam. Kemampuan Bahasa inggris saya begitu jeleknya. Walaupun yang sekarang juga belum bagus banget, tapi sudah lumayanlah. Keseharian saya bergaul dengan orang-orang dari berbagai negara, akhirnya ‘memaksa’ saya untuk menggunakan Bahasa inggris.

Rekan-rekan kerja saya berasal dari Filipina, India, Sudan, Qatar, Mesir, Maroko, Palestina, Canada, Syria, dan Nepal. Selain di tempat kerja, di lingkungan saya tinggal, terdapat orang-orang dari berbagai negara seperti Oman, Afrika Selatan, Ghana, Inggris, Australia, Amerika Serikat, dan puluhan negara lainnya.

Di Qatar, Bahasa inggris merupakan Bahasa sehari-hari yang banyak digunakan selain Bahasa arab. Bahasa inggris menjadi Bahasa komunikasi di tempat kerja, tempat belanja dan tempat-tempat publik lainnya. Dengan berkomunikasi menggunakan Bahasa inggris setiap hari, tak terasa kian hari kian bertambah kosa katanya.

Sewaktu masih di kampung dulu, ada tetangga saya yang berasal dari Jawa Barat. Dia membawa anaknya yang masih kecil sekitar umur 7 tahunan. Ketika itu, anak tersebut hanya bisa berbahasa sunda. Teman-teman sebayanya hanya mampu berbahasa jawa. Seiring berjalannya waktu, anak tersebut kini sudah lupa dengan bahasa sundanya. Kini, dia sangat mahir berbahasa jawa ngapak (Bahasa daerah di daerah Cilacap dan sekitarnya).

Penggunaan bahasa bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. Jika kita ingin mahir berbahasa, hal yang paling penting adalah menggunakannya. Teringat jaman sekolah SMP dulu, bolak balik belajar bahasa inggris. Hingga lulus sekolah, kemampuan berbahasa inggris seolah tak bertambah, khususnya kemampuan berbicaranya. Memang dari segi grammar dan tulis menulis bagus, namun untuk urusan conversation rasanya berat di lidah.

Penguasaan bahasa inggris pada diri seorang perawat yang bekerja di luar negeri sangat penting. Utamanya di negara-negara yang menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar. Bagi teman-teman perawat yang bekerja di Jepang dan Taiwan mungkin tidak menjadi keharusan bisa berbahasa inggris. Karena memang mereka menggunakan bahasa nasional setempat.

Di negara-negara kawasan Timur Tengah, bahasa inggris sangat umum dipakai. Bahkan ketika Saya sebagai seorang perantau ingin belajar bahasa arab, orang lokal malah belajar bahasa inggris. Efeknya kemampuan bahasa arab tidak tambah-tambah (ngeles aja nih).

Selain sebagai bahasa pengantar komunikasi dengan rekan kerja, tetangga di lingkungan sosial, fungsi bahasa inggris menjadi bahasa yang dipakai untuk berkomunikasi dengan pasien. Terkadang, ketika ada pasien warga negara Indonesia (Pekerja Rumah Tangga) yang berobat ke klinik diantar majikannya dan mereka tidak berbahasa inggris, maka Saya sebagai salah satu perawat Indonesia sering diminta untuk menjadi interpreter (penterjemah). Tentu bukan sembarang penterjemah, karena ada penggunaan istilah-istilah medis.

Pernah suatu ketika dalam sebuah penerbangan dari Qatar menuju Jakarta, di dalam pesawat ada seorang TKW yang sakit. Pramugari mengumumkan berita melalui pengeras suara. Pramugari meminta kerelaan WNI yang bisa menterjemahkan. Akhirnya Saya pun berdiri. Membantu proses penterjemahan. Kondisinya memang sudah sangat sakit. Badannya nampak lemah. Dua petugas kesehatan pun naik ke atas pesawat. Lagi-lagi kedua paramedic meminta bantuan saya untuk menterjemahkan bahasa si Mbak yang sedang sakit itu.

Jadi bagi junior nurses yang masih merasa tidak bisa berbahasa inggris, jangan takut tidak bisa selamanya. Anda adalah kuncinya. Jika anda memang berkeinginan merantau ke luar negeri, siapkan diri kalian. Perdalam bahasa inggris. Praktikkan. Maka anda pun akan mahir dibuatnya. Carilah partner sebagai lawan bicara. Tak harus bertatap muka, media sosial bisa juga dijadikan sarana untuk latihan berbicara bahasa inggris. Sebagai contoh, gunakan audio call dengan dosen, teman dunia maya atau senior-senior perawat yang sedang bekerja di luar negeri. Jangan seperti katak dalam tempurung, kuasai bahasa inggris maka kau akan genggam dunia.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Memang Alloh SWT sudah menuliskan takdir pada setiap diri manusia, namun manusia juga punya peran mengubah hidupnya ke arah takdir hidup yang lebih baik.

Berongkang-ongkang kaki tanpa berusaha bukanlah bentuk kepasrahan diri kepadaNya. Berusaha sekuat tenaga, bertukar pikiran dengan orang lain, diiringi doa pada yang Maha Kuasa, Inshaa Alloh akan memuluskan terkabulnya sebuah doa umat manusia. Jika bahasa inggris masih menjadi momok bagi anda, mulai saat ini buang jauh-jauh perasaan itu. Jadilah diri yang penuh semangat untuk menggenggam dunia dengan kemampuan penguasaan bahasa inggris yang mumpuni.

Qatar, 26 Februari 2016
#SugengBralink
 

24 February 2016

Heart Hospital Qatar

Rumah Sakit Pusat Jantung di Qatar, Heart Hospital. Rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan jantung utama di Qatar. Terletak bersebelahan dengan Rumah Sakit Rumailah, Doha. Operasional Rumah Sakit ini dibawah Hamad Medical Corporation (HMC). 

Di Rumah Sakit ini terdapat helipad, dimana pasien-pasien yang dalam kondisi heart emergency dan memerlukan penanganan segera akan cepat tertolong oleh para pakarnya. Helicopter akan membawa pasien jantung ke RS ini, yang sebelumnya menerima informasi tentang pasien melalui teknologi telemetri. Pihak RS akan berkomunikasi dengan prehospital (ambulance) crew sebelum pasien diputuskan dibawa ke RS Jantung tersebut. Sehingga kondisi kegawatan pasien sudah diketahui sejak awal. 

Jika anda berniat mengunjungi Heart Hospital menggunakan kendaraan roda empat, lebih baik anda memanfaakan valet parking. Karena dengan valet parking anda tinggal memarkir kendaraan tepat di depan pintu masuk rumah sakit. Petugas valet parking akan memarkir kendaraan kita dengan baik. Petugas akan mengecek secara seksama terhadap body mobil kita. Memastikan semua baik saja. Tarifnya 15 real untuk 3 jam pertama. Selanjutnya 5 real setiap jamnya. 

#TWC2016 Akhirnya, MTKI Goes Online!

Akhirnya yang ditunggu selama ini muncul juga. MTKI Goes Online! Ratusan ribu tenaga kesehatan di Indonesia patut merasa senang. Dengan online nya sistem MTKI diharapkan akan mengurangi lamanya proses pembuatan STR tenaga kesehatan.

Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) adalah lembaga yang berfungsi untuk menjamin mutu tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan. Seorang tenaga kesehatan harus benar-benar teruji kompetensinya melalui uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI). Tenaga kesehatan yang telah lulus dalam proses tersebut akan diberikan Sertifikat Kompetensi sebagai bukti pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki, dan menjadi landasan registrasi dan lisensi/perizinan untuk melakukan pekerjaan profesi (BPPSDM Kemenkes RI).

Hal ini merupakan amanat Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), mengatur tentang penjenjangan kualifikasi yaitu mulai jenjang kualifikasi 1 (jabatan operator) sampai dengan jenjang kualifikasi 9 (jabatan ahli).

Tenaga kesehatan yang menjadi tanggung jawab MTKI adalah semua tenaga kesehatan selain Dokter, Dokter Gigi dan Tenaga Kefarmasian, meliputi Perawat, Bidan, Fisioterapis, Perawat Gigi, Refraksionis Optisien, Terapis Wicara, Radiografer, Okupasi Terapis, Ahli Gizi, Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Teknisi Gigi, Sanitarian, Elektromedis, Analis Kesehatan, Perawat Anestesi, Akupunktur Terapis, Fisikawan Medis, Ortotis Prostetis, Teknisi Tranfusi Darah, Teknisi Kardiovaskuler serta Ahli Kesehatan Masyarakat.

Dengan diluncurkannya website MTKI secara online, maka setiap tenaga kesehatan bisa mengecek status pengajuan STR nya. Termasuk yang baru akan mengajukan STR. Sementara ini bagi yang sudah memiliki STR masih belum bisa mengecek datanya di MTKI online.

Bagi anda yang ingin tau secara rinci tentang proses registrasi STR online bisa membacanya di Buku Manual MTKI.

Ada beberapa hal yang perlu ditambahkan di website MTKI diantaranya akses tenaga kesehatan yang sudah memiliki STR (diantaranya yang melalui proses pemutihan STR), ditambahkan laman FAQ dan Contact Us. Hal ini sangat penting bagi para pengakses website. Ketika ada masukan, kritik maupun saran, laman Contact Us akan sangat bermanfaat.

Selain itu, perlu ditambahkan widget sosial media, khususnya facebook & twitter. Jika perlu dibuatkan video demo step by step cara registrasi online di youtube. Hal ini untuk mensosialisasikan keberadaan MTKI online ke khalayak luas.

Usulan terakhir adalah perlunya ditambahkan pula laman data tenaga kesehatan yang bisa diakses oleh masyarakat umum.

Qatar, 23 Februari 2016
@sugengbralink

KURSUS GRATIS DI HOTEL BINTANG LIMA

Artikel menyusul.

19 February 2016

KOLEKSI FOTO MUSIM DINGIN

Jepretan musim dingin ketika kampung berselimut kabut. Serasa di pegunungan.

#Lenovotography
#Wintertography
#JelajahQatar

Click me at JelajahQatar.com

PERSIAPAN & KARYA

Mendengarkan untaian hikmah kehidupan Rasulullah SAW yang disampaikan Ustad Budi Ashari seolah kita diajak ke masa-masa kehidupan seorang manusia terpilih. Manusia terbaik. Uswah khasanah. Seorang Rasul yang mempunyai tanggung jawab menyampaikan Risalah bagi seluruh umat manusia di muka bumi.

Ada dua hal penting di dalam kehidupan manusia, persiapan dan karya. Yaitu dua fase kehidupan umat manusia di dunia untuk menggapai kehidupan abadi di akhirat kelak. Rasulullah SAW mengalami masa-masa sulit kehidupannya dari usia 0-40 tahun. Beliau ditempa sedemikian rupa dengan berbagai macam cobaan kehidupan. Dari mulai sejak lahir hingga menjadi seorang Rasul terakhir.

Di fase kedua adalah karya. Setelah puluhan tahun ditempa, 23 tahun kehidupan berikutnya beliau mengemban amanah yang amat sangat berat. Amanah untuk seluruh umat manusia di segala sektor kehidupan.

Jikalau seorang Rasul memerlukan waktu hingga 40 tahun, lantas kita sebagai manusia biasa butuh berapa lama? Mari kita renungkan bersama.

Semoga Alloh jadikan sisa umur kita, sisa umur yang berkah. Umur yang penuh kemanfaatan, baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa bahkan mungkin dunia secara luas.

Mau jadi apa kita, peran kita sangat besar.   Alloh SWT sudah mempunyai takdir untuk kita, namun kita sebagai manusia mempunyai peran menuju ke arah takdir yang lebih baik.

Wallohua'lam.

KURMA MULAI BERBUNGA

Memasuki akhir Februari, pohon-pohon kurma mulai berbunga. Sebagai persiapan, dipasang perangkap serangga di beberapa pohon.

17 February 2016

#TWC2016 MENULIS ITU BUKAN SEKEDAR BAKAT

Sejak masuk TK dahulu, Saya sudah mulai belajar menulis. Mulai mengenal satu dua huruf. Mengenal satu dua angka. Seiring berjalannya waktu, memasuki bangku sekolah dasar kemampuan menulis pun kian meningkat. Namun bukan menulis layaknya penulis-penulis buku di toko buku.

Di tahun 2006, Saya ditempatkan bekerja di lokasi pengeboran lepas pantai. Berpindah dari satu lokasi pengeboran ke lokasi lainnya. Saya ditempatkan di sebuah swamp barge (kapal besar) dengan karyawan berjumlah 100-an orang. Fasilitas internet full 24 jam. Mulai waktu itulah Saya mulai mengenal dunia blog.

Dari pengalaman membaca blog demi blog, menginspirasi Saya untuk membuat blog. Saya memulai belajar menuangkan kisah hidup ke dalam sebuah artikel. Bermodalkan komputer dan koneksi internet milik perusahaan, di sela waktu luang Saya sempatkan mengekspresikan diri ke dalam tulisan-tulisan di blog. Mungkin belum serapi tulisan-tulisan Saya yang saat ini. Namun semua itu adalah proses yang harus dijalani.

Di tahun tersebut, Yahoo Messenger (YM) menjadi sosial media terkenal. Memang tak seheboh Facebook seperti sekarang ini. Namun YM telah menyambungkan komunikasi umat manusia dari berbagai belahan dunia pula. Bahkan awal kehidupan rumah tangga adik saya berawal dari YM. Terdengar aneh, tapi itulah kenyataanya. Semoga senantiasa sakinah mawaddah warrahmah.

Disamping blog, YM membuat Saya belajar banyak tentang ilmu merangkai kata. Menyusun kalimat demi kalimat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Memang tak selalu dengan bahasa formal. Akan tetapi keseringan kita menyusun kalimat akan menambah perbendaharaan kata.

Waktu terus bergulir. Hingga tiba masanya saya berpindah kerja di Qatar. Koneksi internet disini super kencang. Komputer milik sendiri. Waktu luang begitu banyak. Dibarengi arus sosial media yang kian kencang, gadget yang kian variatif, kesempatan menulis pun kian banyak.

Di Qatar, Saya dipertemukan dengan seorang senior yang sudah bertahun-tahun menekuni dunia menulis. Beliau adalah Bapak Syaifoel Hardy. Seorang Lead Nurse di perusahaan migas di Qatar.  Selain sebagai Kepala Perawat di bidang Kesehatan Kerja, beliau sangat aktif di dunia tulis menulis. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, beliau juga menularkan kemampuannya menulis ke orang lain. Tak hanya ke teman seprofesi, beliau membaginya untuk siapa saja. Termasuk saya yang mendapatkan kesempatan menerima ilmu dan pengalaman darinya.

Kursus teknik menulis pernah saya ikuti. Beliaulah presenternya. Dari situ saya mulai belajar bagaimana menulis yang baik. Bagaimana membuat tulisan menarik untuk dibaca. Bagaimana cara memilih judul, membuat kerangka menulis, menulis isi artikel, dan membuat penutup yang baik.

Dalam satu kesempatan, ada perlombaan menulis untuk masyarakat Indonesia di Qatar yang diselenggarakan oleh PERMIQA (Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar) bekerjasama dengan Bank Mandiri. Dari beberapa partisipan yang ikut, Alhamdulillah saya menjadi juara ketiga, dengan tema tulisan 'Jejaring Sosial & Video Call Menjadi Obat Kangen di Perantauan'.

Akhir 2011, Mulailah saya bangun kembali blog pribadi yang berisi informasi dan pengalaman tentang kehidupan di Qatar. Blog tersebut saya namai JelajahQatar dengan tagline Enroll, Explore & Enjoy. Salah satu alasan saya bangun blog Jelajah Qatar adalah untuk memberikan ruang berkomunikasi dengan orang-orang Indonesia di Qatar atau orang-orang Indonesia yang ingin bekerja di Qatar.

Tahun demi tahun berlalu, pengunjungnya terus bertambah. Jumlah pembacanya berkisar 60-80 orang per hari. Tak hanya dibaca, banyak dari pembaca yang menanyakan banyak hal tentang Qatar. Saya merasa sangat senang bisa berbagi informasi dan pengalaman dengan mereka. Saya hanya berharap padaNya, semoga ini menjadi bagian amal jariyah. Aamiin.

Kemampuan menulis itu memang tak murni karena bakat. Menulis itu proses. Yang terpenting dijalani. Mulailah mengekspresikan yang ada dalam pikiran kita ke dalam sebuah artikel. Disitulah kita akan banyak belajar. Disitulah perbendaharaan kata kita akan terus bertambah. Disadari atau tidak, waktu akan membuat tulisan-tulisan kita akan meningkat.

Satu hal yang sangat penting terkait menulis adalah membaca. Semakin banyak membaca maka informasi dan pengetahuan kita akan bertambah. Kedua hal ini secara otomatis akan meningkatkan perbendaharaan kata dan mewarnai tulisan demi tulisan kita di kemudian hari. Yuk Menulis!

Qatar, 16 Februari 2016
#TWC2016
#TuesdayWritingChallenge
#MeretasJalanMenjadiPerawatdiQatar



10 February 2016

#TWC2016 HAORNAS QATAR KE-5

Setiap hari selasa kedua di bulan Februari  diperingati menjadi hari olahraga nasional (National Sport Day/NSD) di Qatar. Peringatan ini dimulai sejak tahun 2012.

Qatar menjadi salah satu negara di dunia yang mendedikasikan satu hari khusus untuk momen berolahraga secara nasional. Di India, hari olahraga diperingati setiap 29 Agustus. Sementara di Malaysia diperingati setiap Sabtu kedua di bulan Oktober.

Tujuan utama digelarnya NSD di Qatar adalah untuk mempromosikan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Berbagai macam kegiatan olahraga digelar di berbagai wilayah seantero Qatar. Dari yang anak-anak, remaja, dewasa hingga manula. Semua menyatu berolahraga untuk badan dan jiwa yang sehat.

Bola voli, sepakbola, tarik tambang,panjat tebing, bola basket, balap karung dan aneka olahraga lainnya. Semua happy. Semua fun. Semua sehat.

Di Ibukota Doha, kegiatan ini berpusat di kawasan Aspire. Lokasi yang sangat strategis di tengah ibukota. Masyarakat dari berbagai wilayah pun tumpah ruah ke Aspire.

Tak hanya di tempat publik, di berbagai komunitas perusahaan juga digelar kegiatan serupa. Yang tak kalah menarik, Qatar Airways sebagai maskapai nasional Qatar juga memberikan diskon special selama musim libur nasional ini.

Semua kegiatan selama peringatan NSD Qatar bisa diakses di SportsForAll. Tempat-tempat yang menyelenggarakan NSD 2016 selain Aspire adalah Katara, Lusail, Shamal, Doha Corniche, Rayyan, Industrial Area, West dan South area.

Dukhan, 9 Februari 2016
#NationalSportDay
#TWC2016

05 February 2016

PHK MENGINTAI...

Harga minyak dunia masih bertahan di harga rendahnya. Rasanya sangat susah untuk beranjak naik. Jangankan kembali ke harga normalnya, menembus harga 50 dollar per barrel saja begitu susahnya.

Efek dari harga minyak yang terus anjlok dan kondisi ekonomi perekonomian global yang kurang bergairah menyebabkan gelombang PHK dimana-mana. Sudah sejak setahun yang lalu arusnya tak terbendung. Tentu hal ini tak semuanya terkait langsung dengan harga minyak dunia yang sedang turun itu.

Ancaman PHK di sektor lainnya juga mendera. Beberapa perusahaan elektronik di tanah air berencana menutup perusahaannya karena kurangnya profit yang didapat. Ribuan karyawan terancam kehilangan pekerjaan. Yang sudah barang tentu akan berimbas ke ratusan ribu anak, istri,  kerabat dan handai taulannya.

Hidup semakin ruwet. Permasalahan hidup tak kunjung berakhir. Yang lama selesai, yang baru datang lagi.

Tentu kita tak hanya diam dan berpangku tangan. Karena Tuhan tak akan mengubah nasib hambaNya tatkala dia hanya berdiam diri tanpa melakukan usaha. Lakukan sesuatu. Hadapi hidup dengan optimis!

Doha, 5 Februari 2016
Catatan singkat. Bukan catatan pengamat migas maupun politik.

04 February 2016

MAKNA MENDALAM DIBALIK LAGU -ANDAIKAN KAU DATANG-

Kita tentu sangat familiar dengan lagu-lagu Band Legendaris Koes Plus. Salah satu lagu yang sangat kita kenal adalah lagu Andaikan Kau Datang. Ketika mendengar lagu ini, yang ada dalam bayangan kita tentu tentang kisah percintaan anak muda (kisah indah para remaja). Lagu seorang pemuda yang sedang merindukan kehadiran kekasih hatinya.

Namun tahukah kita bahwa ternyata ada makna mendalam dibalik lagu ini. Menurut penuturan Mbah Yok Koeswoyo (Saudara kandung Mbah Tony Koeswoyo - pencipta lagu ini), bahwa lagu ini bukanlahberkisah tentang kisah cinta anak muda melainkan lagu yang berisi kekhawatiran seorang hamba jika suatu saat dipanggil (dipundhut) oleh Sang Maha Kuasa.

Berikut ini petikan lagu ANDAIKAN KAU DATANG karya KOES PLUS BERSAUDARA.

"Terlalu indah di lupakan
Terlalu sedih di kenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau ku tinggalkan

Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu
Kepadaku
Engkau kan menunggu

Andaikan kau datang kembali...
Jawaban apa yang kan kuberi...
Adakah jalan yang kau temui
Untuk kita kembali lagi

Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
Bersinarlah terus sampai nanti
Lagu ini ku akhiri


Photo by NET.Media

LAGU BARU NOMO KOESWOYO: PIWELING

Photo credit by Media Indonesia

PIWELING | Nomo Koeswoyo

Nang ngendi-endi wae
Kahanane koyo ngene
Kapan iki rampunge
Podho njaluk benere dewe

Mbok iyo dho rumongso
Jamane wis rekoso
Akeh sing do nelongso
Mikir pimpinane bongso

Yen ngene terus
Kawulane ra keurus

Yo ndang elingo...
Yo ndang elingo...
Yo ndang elingo...
Aku kabeh do kabeh ngrasakno

Do ngertio
Kahanane koyo ngene gus
Jo nganti lali didikane poro wali le
Eling lan waspodo kuwi kabeh piwelinge
Poro pepunden nuswantoro

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ



02 February 2016

#TWC2016 MENGENAL KARAKTER NUSANTARA DI LUAR NEGERI


Hampir 8 tahun Saya menjalani hidup sebagai pekerja migran. Teman-teman di Hongkong menyebutnya Buruh Migran. Dalam bahasa nasional dikenal dengan istilah Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kemudian dalam bahasa Yunani kuno dikenal dengan istilah Diaspora Indonesia, artinya orang-orang Indonesia yang tinggal di sebuah negara di luar Indonesia. 

Sejak diadakannya Kongres Diaspora Indonesia pertama kali di Los Angeles tahun 2012 lalu, istilah Diaspora Indonesia kian dikenal oleh para TKI. Bahkan Bapak Deddy Saiful Hadi (Dubes RI LBBP Doha, Qatar periode Januari 2012-Januari 2016) sangat menyukai istilah ini. Dalam berbagai kesempatan menghadiri acara dengan warga masyarakat Indonesia di Qatar, beliau sering sekali menggunakan istilah Diaspora Indonesia (beliau menyingkatnya dengan istilah DiasIndo).

Indonesia dikenal dengan istilah Nusantaranya. Negara kepulauan yang terdiri dari tujuh belas ribuan pulau. Data Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tahun 2004 yang dikutip Wikipedia menyebutkan bahwa di Indonesia terdapat 17.504 pulau. 7.870 di antaranya telah mempunyai nama, sedangkan 9.634 belum memiliki nama. Dari sekian banyaknya pulau-pulau di Indonesia, yang berpenghuni hanya sekitar 6.000 pulau.

Indonesia memang kaya. Kaya sumber daya alamnya, kaya suku bangsanya, kaya adat istiadatnya dan bermacam kekayaan Indonesia lainnya. Negara muslim terbesar di dunia namun tetap hidup damai dengan segala keberagamannya. 

Sebagai seorang TKI, senang rasanya ketika bisa berjumpa dengan saudara sebangsa di perantauan. Bukan hanya ketemu dengan saudara satu daerah saja. Ketemu dengan saudara sebangsa dari daerah atau propinsi lainpun sangat senang. Satu bangsa satu nusantara walau berbeda suku dan bahasa, namun kami tetap satu Indonesia dengan bahasa persatuan bahasa Indonesia. Berbeda dengan pekerja dari India, walaupun satu bangsa, seringkali kita temui mereka tidak menggunakan bahasa hindi sebagai bahasa pemersatu. Sesama India, mereka malah menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar dalam berkomunikasi. Bukan salah orang Indianya, maklum lah mereka lebih menonjolkan 'state' atau daerahnya masing-masing. Sehingga bahasa hindi tidak menjadi kewajiban sebagai bahasa nasional di negara India. 

Menurut data dari Qatar’s Ministry of Development Planning and Statistics di laman BQ Magazine per tanggal 30 November 2014 terdapat 2,269,672 (tidak termasuk orang-orang yang memiliki Residence Permit dan berada di luar Qatar waktu itu). Penduduk Qatar berjumlah 278.000 orang. Sementara untuk penduduk expatriat terbanyak diduduki India dengan jumlah 545.000 orang, disusul Nepal dengan jumlah 400.000 orang. Indonesia menempati urutan ke 11 dari 63 kebangsaan yang berada di Qatar, dengan jumlah warga sekitar 39.000 orang.


Populasi Indonesia memang tak sebanyak dengan populasi expatriat dari India dan Nepal, namun keberadaan WNI di Qatar telah mewarnai keberagaman suku dan budaya di Qatar. 

Nusantara, dari Sabang hingga Merauke. Beragam suku, bahasa dan budaya. Beragam pula karakter manusianya. Untuk bisa mengarungi Indonesia yang sebegitu luasnya, perlu merogoh kocek yang tak sedikit dan waktu yang tak sebentar. Alhamdulillah, semenjak menjadi TKI di Qatar saya sudah menjumpai beraneka macam orang Indonesia dari pulau-pulau besar Indonesia. Saudara-saudara kami di Qatar, ada yang berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok hingga Papua. Lengkap sudah rasa Indonesia. 

Dukhan, 2 Februari 2016
#WinterSeason
#15degreescelcius




01 February 2016

MAKNA HITUNGAN JAWA

Makna Hitungan bahasa jawa!

Penulis: Anonim

Dalam bahasa Indonesia urutan bilangan diucapkan :
Dua Puluh Satu,
Dua Puluh Dua,...s/d
Dua Puluh Sembilan.
Dalam bhs Jawa tidak diberi nama Rongpuluh Siji,
Rongpuluh Loro, dst; melainkan
Selikur,
Rolikur,...s/d
Songo Likur.
Di sini terdapat satuan LIKUR
Yang merupakan kependekan dari LIngguh KURsi, artinya duduk di kursi.
Pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya; apakah sebagai Pengusaha, Pegawai, Pedagang, Seniman, Penulis dan lain sebagainya.
Namun ada penyimpangan di atas penyimpangan tadi.
Bilangan 25 tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE.
SELAWE = (SEneng-senenge LAnang lan WEdok).
Puncak asmaranya laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan.
Maka pada usia tersebut pada umumnya orang menikah (dadi manten).

Bilangan selanjutnya sesuai dengan pola :
Telung Puluh,
Telung Puluh Siji,
Telung Puluh Loro, dst.
Tapi ada penyimpangan lagi nanti pada bilangan 50.
Setelah Sepuluh,
Rongpuluh,
Telung Puluh,
Patang puluh,
mestinya Limang Puluh.
Tapi 50 diucapkan menjadi SEKET.
Pasti ada sesuatu di sini...
SEKET (SEneng KEthonan : suka memakai Kethu/tutup kepala topi/kopiah). Tanda Usia semakin lanjut, tutup kepala bisa utk menutup botak atau rambut yg memutih karena semirnya habis...😊
Di sisi lain bisa juga Kopiah atau tutup kepala melambangkan orang yang seharusnya sdh lebih taat beribadah...!
Pada usia 50 th mestinya seseorang seharusnya lebih memperbanyak ibadahnya dan lebih berbagi.

Setelah sejak umur 25 bekerja keras mencari kekayaan untuk kehidupan dunia, sekitar 25 tahun (hingga usia 50 tahun). Selanjutntnya pada usia 50 perbanyaklah ibadah, untuk bekal memasuki kehidupan akherat yg kekal dan abadi...!

Dan kemudian masih ada satu bilangan lagi, yaitu 60, yang namanya menyimpang dari pola, bukan Enem Puluh melainkan SEWIDAK atau SUWIDAK.
SEWIDAK (SEjatine WIs wayahe tinDAK).
Artinya : sesungguhnya sudah saatnya pergi. Sudah matang...
Hrs sdh siap dipanggil menghadap Allah SWT...
(siapkah kita kalau hari ini tiba-2 kita dipanggil untuk menghadap-NYA)... ?

Semoga bermanfaat smoga tetap sehat semangat walau meh SWIDAK 😊

Monggo di resapi filosofi bilangan jowo niki. Matursuwun sanget