29 October 2007

Iedul Fitri 1428 H di ENSCO 1 Kaltim


Keceriaan masih terpancar dari wajah wajah yang terpisah dari keluarga yang sedang menikmati hari raya 'iedul firti di kampung. Walaupun hanya sedikit orang yang mengikuti jamaah 'ied, namun terasa sangat khidmat. Seorang ustadz datang dari Balikpapan untuk memimpin jamaah.

ENSCO 1 sekarang berada di SAPI field, Senipah, Kalimantan Timur. Area kita berada di dekat Handil. Sekitar 30-40 menit menuju handil. 15 menit naik chopper menuju Balikpapan. 4 jam naik Kaltim Express menuju pelabuhan laut semayang Balikpapan.
Semoga di hari yang fitri ini, kita tetap bisa menjaga hati untuk selalu taat kehadirat-Nya.
Semoga kita masih dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan.
Semoga kita saling memaafkan baik lahir maupun batin.

Sekilas ayunan jemariku hari ini semoga masih bisa berlanjut di lain waktu....

03 October 2007

Nasywa Yanri 20 bulan usiamu



Nasywa yanri anakku yang makin lucu dan menggemaskan. Usiamu kini telah 20 bulan dan makin besar saja. BB mu sudah 10 kilo lebih....berapa ya???,,,,Abi gak tahu nih karena bulan ini kamu belum ditimbang. Makin hari makin pintar aja. Smakin banyak kosa kata yang kau pelajari dan kau ucapkan walaupun masih belum fasih betul. Berikut contoh kosa kata yang belum fasih....

Motor-Otong
Mobil-Obing
Angel-angeng
mriko-iko
medhak-edhak
nderek-eyek
mlayu-mayu
ririn-iyin
kelengkeng-ekeng.............dan masih banyak kosa kata yang lain...waduh pokoknya kamu lagi lucu2nya dech...
smoga kamu menjadi anakku yang tumbuh menjadi anak yang solikhah...berbakti pada kedua orang tuamu serta cerdas dalam berfikir dan bermanfaat untuk sesama.
Nasywa anakku...... terkadang pas lagi marah...kamu ni sangat menjengkelkan namun abi mu ni tak kuasa tuk marah karena kamu adalah buah hati Ummi dan abi mu ni...

Ya Alloh bimbing kami untuk mendidik dia menjadi anak yang sholikah..
Ya Alloh semoga kami tetap istiqomah mendidik dan membimbing dia dengan penuh kasih sayang dan cinta
Ijinkan kami mendidik dia menjadi muslimah sejati...cantik lahir dan bathinnya..amien
Semoga Alloh meridhoi kami...


24 September 2007

Ingatlah akan mati!

Terkadang kita lupa bahwa hidup di dunia ini hanya bersifat sementara. Dunia ini tak kan abadi, yang abadi hanyalah akhirat. Ingatlah bahwasannya setiap yang bernyawa akan mati dan kembali kepada Yang Maha Memiliki yaitu Alloh Subhannahu Wa Ta'ala.

Terkadang kita berpikir bahwa yang berusia tua akan di "eliminasi" lebih dulu oleh Malaikat 'Izroil namun ternyata terkadang yang lebih muda malah "dijemput" lebih dahulu. Sadarkah kita akan hal itu????
Masihkah kita terlena dengan gemerlap dunia yang "membutakan mata hati" kita?
Masihkah kita "tuli" terhadap ajakan dan tuntunan Alloh SWT dan Rasulullah SAW?
Masihkah kita terus membisu dari berbagi 'ilmu dan kebahagiaan dengan sesama?
Masihkah kita lupa akan kematian yang siap menjemput kapan, dimana dan terhadap siapa saja?

Marilah kita bangkit dari keterlenaan hati ini tuk mengingat dan berada di Jalan yang di ridhoi Alloh SWT...
Marilah kita jaga diri dan keluarga kita dari "ganas dan kejamnya" siksa api neraka yang telah dijanjikan oleh Alloh SWT dalam kitab suci Alqur'annul kariem...
Marilah kita berlomba2 dalam kebaikan tuk meniti indahnya jalan Surga Alloh SWT yang telah dijanjikanNya, sungai yang mengalir dibawahnya dengan kerumunan bidadari atau bidadara dengan sajian minuman dan makanan yang "lezatnya" tiada tanding.
Semoga yang sedikit ini bisa menjadi bahan perenungan dan pengingat bagi penulis sendiri khususnya dan sahabat yang mau meluangkan waktu untuk membaca tulisanku ini.
Kutulis di Purwokerto senen 24 sept 2007 di Jet Net Dukuh Waluh 10.10 wib

27 June 2007

ENSCO-1 dalam ketidakpastian


Sampai dengan hari ini 27 Juni 2007 jam 19.00 WIT belum ada kepastian juga tentang nasib kita yang ada di ensco-1 ini. Malahan Companyman pagi sudah pergi meninggalkan kita disini dikawal oleh Pak Erman Sihombing selaku materialman. Richard Smart selaku OIM yang tadinya resign dan mau meninggalkan rig/ pulang sementara ini lagi di helideck. Mereka OIM, Ficky dan Byron lagi berbincang dan nge-bir untuk meredam stress yang mendera.

Mengapa semua ini terjadi??/Aku gak tahu siapa yang punya tanggung jawab??!! Namun kiranya Pearl Oil lah yang punya tanggung jawab paling besar mengenai permasalahn komuniti ini. Mereka seharusnya sudah memikirkan hal ini jauh-jauh hari sebelum rig ini masuk. Dan mereka harusnya sudah mengantisipasinya dari awal proyek ini berjalan.
Ya Aku dan semua rig crew hanya berharap semoga permasalahan ini segera berakhir damai. Semua bisa berpikir jernih dan tak ada yang tersakiti atau terlukai baik fisik maupun hati.
Ya Alloh semoga semuanya berjalan lancar dan aman.
Ya Alloh hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan semoga Kau bukakan pintu hati semuanya agar permasalahn ini segera berakhir.
Amien ya Robbal 'Alamien.

Cilipgo-1
Salawati Strait

26 June 2007

ENSCO-1 shut down di Papua Barat


Memang satu kondisi yang tidak didinginkan. Permasalahan ini tidak seharusnya terjadi di lokasi rig. Kita seharusnya berkonsentrasi menangani bagaimana agar pengeboran berjalan lancar dan mendapatkan apa yang telah diprediksi yaitu gas. namun


ceritanya berbeda. Permasalahn timbul tatkala Ikatan Pekerja Pribumi Papua / PLIA melakukan pemasangan Palang adat di lokasi rig ensco-1 pada tgl 23 Juni 2007. Dipimpin langsung oleh Bp. Jan Waromi selaku ketua PLIA, telah dipasang 4 palang adat di belakang rig floor, disamping kanan rig, di depan Vdoor dan di landing boat atau pintu gerbang rig bagian depan. Mereka meminta juga untuk menyetop kegiatan drilling sore itu. Namun 25 Juni 2007, Pemda Raja Ampat sebagai yang punya wilayah merasa tidak dihargai alias wibawa pemerintah dilecehkan. Tidak seharusnya mereka bertindak seperti ini. Hal ini seharusnya bisa diselesaikan bersama di Pemda Raja Ampat.

Mereka rombongan Pemda yang diwakili oleh Bp. Steven selaku pemegang mandat dari wakil Bupati Raja Ampat bersama Camat Samate, Babinsa, Kades Sakabu, Tokoh adat Sorong, Tokoh adat salawati dan Bp Francis selaku wakil PLIA disertai juga Bp Badarudin selaku HUMAS Pearl OIl. Siang itu tepat jam 13.00 mereka melakukan pencabutan palang adat yang sebelumnya telah dikomuniakasikan dengan Bp Jan Waromi melalui telpon. Seteleh selesai pencabutan palang, sekitar jam 14.30 operasi pengeboran berlanjut.

Lagi-lagi bermasalah. 26 Juni 2007 saat crew change, terjadi pemalangan lagi di jetty sorong. Crew rig yang baru datang tidak diperbolehkan naik rig. mendengar berita itu, OIM Richard Smart memutuskan menyetop lembali kegiatan pengeboran di ensco-1 sambil menunggu kondisi aman dan semua orang senang dengan adanya pengeboran ini.

Kita tunggu apa yang akan terjadi selanjutnya....

Semoga aman aman saja dan pulang bertemu keluarga dengan wajah gembira serta ceria.

26 Juni 2007 jam 23.52

Cilipgo 1