02 December 2009

Nadira bisa merangkak




Recorded On October 20, 2009
by my beloved wife

01 December 2009

Nasywa bisa menghafal nama-nama hari



Hari ini aku masuk pagi. Ketika pagi menjelang siang istri tercinta mengirim sms bahwa nasywa pengin nelpon Abi karena pengin menunjukkan hafalan. Hari ini Nasywa sudah bisa menghafal nama-nama hari dalam seminggu. Sudah tak sabar rasanya kuingin pulang kerumah dan segera ber-chat ria dengan anakku yang satu ini.

Akhirnya saat yang ditunggupun tiba, tepat jam dua lebih dua puluh empat menit aku nyampai kamar. Kukabari istriku tuk segera online di free chat langganan kami. Namun apa yang terjadi ketika sudah online, ternyata yang di sana tak bisa menangkap bahwa aku sudah online. Kucoba sign out dulu,eeh ternyata malah lupa password. Jadinya kutelpon saja anakku ini, dan ternyata nasywa dapat menghafal nama-nama hari dengan lancar. Alhamdulillah ya Alloh...semoga dia tumbuh menjadi anak shalihah dan tajam ingatannya.

Namun sayang keasyikan kami ber-chat ria terputus. Nasywa pun protes, seolah gak memperkenankan Abinya pergi karena baru kurang dari tiga puluh menit kok malah pamitan. Apa yang terjadi nak, abi mu mau diajak Om Arief jalan-jalan ke sea land atau sand dun di messaied sana. Karena jarak yang jauh, jadi kita berangkat jam tiga sore.

Nak,,,maafkan abi ya,,semoga besok hari kita masih bersua lagi. Dan ngobrol dan berbagi bahagia. Abimu tak pernah lelah tuk selalu mendengar tentang segala kabar tentangmu Nak. Teruslah tumbuh menjadi anak yang cerdas beriman dan bertaqwa. Menjadi dambaan dan harapan kedua orangtuamu.

Sesampai di sea line, banyak sekali warga asli qatar yang sedang asyik menikmati liburan di sand dun, dengan gagahnya mereka menaiki motor beroda empat ada juga yang menggunakan 4wd atau dobel gardan sambil melaju kencang di gurun pasir. Bangganya mereka bisa menaklukan gurun. Namun tak berapa lama kami melewati area ini, tiba-tiba dari arah berlawanan terdengar sirene ambulance Hamad EMS meraung-raung tanda ada panggilan emergency di seputaran area sand dun itu. Ya mungkin saja ada motor atau mobil terbalik.

Matahari sudah tenggelam ditelan waktu maghrib. Kamipun (Abi, Om Arief dan Om Riboed) melanjutkan perjalanan menuju pantai sea land. Baru beberapa meter menuju jalan off road atau jalan tak beraspal, sesuatu yang tak terduga menimpa kami. Mobil biru kesayangan terjerembab kedalam pasir alias ban mobile terperosok kedalam. Mobil tak lagi bisa melaju karena memang mobil ini tak dobel gardan.

Tak dinyana, ada ide juga muncul. Kami lihat ada beberapa orang mobilnya terperosok. Ada satu orang kampung yang sedang mengeruk pasir dibawah ban mobil dengan tangannya. Kamipun melakukan tindakan yang sama, dan kita ganjal kedua ban depan dengan plastik bekas botol minum, kayu triplek yang bercecer disekitar mobil kita yang mogok, dan alhamdulillah dengan mundur perlahan akhirnya mobil kami terbebas dari jeratan pasir gurun.

Kamipun bergegas pulang menuju messaied dan mampir kerumah teman disana. Sambil gak lupa memenuhi panggilan Ilahi tuk sholat maghrib dan sekalian jamak isya. Sambil menikmati ayam goreng Eastern Fried Chicken asli messaied kamipun ngobrol ngalor ngidul dengan tuan rumah. Sejam lebih dikit kami disana kemudian melanjutkan jalan-jalan malam dan diteruskan pulang menuju dukhan kota impian.

30 November 2009

Rumput Gurun


Oleh Sugeng Riyadi Bralink

Gurun,ketika mendengar kata ini mungkin kita langsung bisa membayangkan betapa panas dan teriknya. Kalau ada gurun rasanya tak komplit kalau tak ada unta. Di kesempatan kali ini, ada sedikit pengamatan saya tentang makanan unta ini.

Berjalan disekeliling tempat kerja saya yang kebetulan ada gurun pasir. Kutemukan beberapa rumpun rumput gurun. Kuamati dari dekat, ternyata ada yang berbeda dengan rumput ini. Ternyata ada banyak kandungan air di rumput ini walaupun sudah menjadi kenyataan bahwa sangatlah jarang kita temukan hujan di gurun. Selama saya tinggal di negara gurun saja paling-paling baru semingguan kali. Itupun yang saya lihat sendiri baru dua kali, lainnya paling lihat bekasnya saja.

Nah, ada rahasia apa dibalik rumput gurun ini sebenarnya. Mungkin inilah dibalik rahasai Ilahi. Ditengah padang gurun yang panas dan terik serta sangat susah menemukan air. ternyata ada tumbuhan yang mana mengandung air. Walau mungkin tumbuhan ini menyimpan air dari embun malam atau pagi buta. Maka pantaslah unta mendapat bagian rezekinya dari Alloh Azza Wajalla. Disediakannya rumput gurun yang banyak mengandung air.

Bisa saja saya salah dalam mengamati ini. Namun dibalik pengamatan saya ini mungkin ada hikmah yang bisa kita ambil. Bahwa setiap mahluk hidup didunia ini sudah disediakan rezekinya masing-masing. Unta saja yang tidak memiliki akal sudah disediakan makanannya. Apalagi kita sebagai mahluk yang bernama manusia. Mahluk yang mempunyai akal untuk berpikir dan berusaha bagaimana caranya bisa bertahan hidup dan memenuhi kehidupan didunia ini.

Maka sebagai mahluk Tuhan yang beriman, hendaklah tak henti-hentinya kita bersyukur kehadirat Ilahi atas nikmat yang dilimpahkanNYA ke muka bumi ini. Andai kita berusaha menghitungnya maka andaikan kita jadikan air lautan menjadi tinta maka tak cukuplah tinta itu untuk menulis nikmat Ilahi. Sungguh sangat kecil kita ini dibanding keMAHA AGUNGAN Alloh SWT, maka sudah sepatutnyalah kita mengabdi dan beribadah kepadaNYA. Ingatlah pada surat Ad Dzariyat yang menyebutkan bahwa :"Dan tidak Aku Ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaKU". Semoga kita termasuk menjadi hamba yang bersyukur atas nikmatNYA.

Melihat sisi positif dibalik film 2012




Tidak ada kemudian menjadi ada dan suatu saat kita menjadi tidak ada kembali untuk menjadi ada selama-lamanya. Itulah rangkaian perjalanan umat manusia dari alam arwah, alam dunia, alam kubur dan alam akhirat. Alam akhirat yaitu alam keabadian. Sekarang ini lagi gencar-gencarnya perbincangan mengenai film 2012.

Film ini mengungkap satu prediksi suku maya dibelahan bumi amerika sana. Suku ini menganggap bahwa akan datang hari kiamat atau doomsday pada 12-21-12 atau tanggal 21 bulan 12 tahun 2012. Mereka menganggap semua akan berakhir pada tanggal, bulan dan tahun tersebut. Bumi akan hancur, karena pada saat itu akan terjadi gempa besar-besaran, gunung tergulung, gedung2 tinggi menjulang akan takluk ke bumi, lautan meluap ke daratan sehingga bumipun akan rata.

Yah,,, ini sih hanya prediksi mereka saja. Sebenarnya sebagai manusia beriman islam maka tidak sepatutnyalah kita mempercayai ini. Namun kalau dilihat sisi positifnya, kita kembali diingatkan akan datangnya satu hari dimana nanti tak ada lagi perlindungan kecuali perlindungan Alloh SWT. Semuanya akan hancur dan akan dimatikan tanpa kecuali.

Saat dimana seluruh mahluk hidup akan dipanggil kembali oleh Sang Maha Penggenggam setiap nyawa. Sang Penggenggam hati. Manusia akan pulang kembali kepada Yang Mempunyai yaitu Alloh Ázza Wajalla. Kita masing-masing akan mempertanggungjawabkan amal ibadah dan segala perbuatan di muka bumi ini.

Jadi ambilah sisi positifnya saja ketimbang mencerca mereka yang membuat film. Lebih baik kita perkuat iman islam kita untuk mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya menanti saat panggilan malaikat maut tiba. Ingatlah bahwa tiga amalan yang tak akan terputus pahalanya yaitu amal jariyah, ilmu bermanfaat dan doa anak shalih. Semoga kita bisa mempunyai tiga tabungan amal tersebut.

28 November 2009

Berbagi cerita mengatasi demam pada bayi dan anak-anak




Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37 derajat Celcius yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan atau kejang (www.wikipedia.org).Demam yang terjadi pada anak bisa terjadi kapan saja. Kondisi ini membuat kebanyakan orang cemas,takut ataupun khawatir. Kami disini akan berbagi pengalaman dengan pembaca ketika menghadapi anak panas:

Hal pertama yang kami lakukan adalah dengan mengukur suhu tubuh anak menggunakan termometer. Alat ini bisa dibeli di apotik-apotik atau toko obat terdekat. Saat ini tersedia termometer digital yang praktis penggunaannya.Harganyapun sangat terjangkau.

Setelah kita ketahui suhu tubuh anak meningkat diatas normal, maka kita segera beri dia paracetamol syrup ataupun drops. Pengukuran dosis termudah yaitu berikan paracetamol 10-15 mg/kg BB sekali beri. Bisa diulang tiap 4-6 jam.

Selanjutnya bisa kita siapkan ramuan tradisional warisan orangtua. Siapkan 4-5 siung bawang merah, minyak kayu putih dan minyak tanah. Bawang merah diremas-remas dengan tangan kemudian campur dengan minyak tanah dan minyak kayu putih.

Ramuan tadi kemudian kita balurkan ke seluruh tubuh bayi sambil memijatnya. Beri pakaian yang tidak begitu tebal agar keringat bisa keluar. Berikan minum baik ASI ataupun air putih sesering mungkin untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh bayi. Alternatif lain bisa juga mandikan anak dengan air hangat sekitar 15 menit kalau ada gunakan pancuran agar air bisa menyiram seluruh tubuh. Logikanya adalah ketika anak dibalur dengan ramuan tradisional tadi atau mandi dengan air hangat maka suhu tubuh anak akan menyesuaikan dengan kondisi suhu dari air hangat atau ramuan tadi. Sehingga proses penurunan suhu tubuh anakpun secara perlahan.

Ketika panas bayi/anak tidak ada perubahan atau naik turun dalam waktu 3 hari segeralah periksakan anak ke fasilitas kesehatan terdekat baik itu puskesmas, rumah sakit, poliklinik, bidan, pak mantri ataupun dokter terdekat. Jangan pernah menganggap sepele panas pada bayi atau anak-anak karena panas ini bisa menimbulkan kejang. Kalau kekebalan tubuh anak tidak mampu mengatasi efek panas maka kejangpun bisa terjadi dan bisa berakibat terjadinya gangguan pada persyarafan di otak.

Maka dari itu selalu sediakan obat turun panas di rumah kita. Simpan obat ini ditempat sejuk dan kering serta jauhkan dari jangkauan anak-anak. Periksa selalu tanggal kedaluarsa. Tersedia banyak pilihan rasa buah, maka hal ini bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi anak2.

Masjid Tua di Dukhan





Dukhan adalah sebuah komplek hunian karyawan perusahaan minyak dan gas bumi Qatar Petroleum. Kota ini berjarak sekitar 80 KM dari pusat ibukota Doha, Qatar. Disinilah sumur minyak pertama kali berproduksi. Sekitar tahun 1938 dilakukan eksplorasi sumur minyak dan mulai berproduksi pada 1940.

Berjarak kurang lebih 500 meter sebelum menuju pintu utama komplek perumahan ini ada sebuah masjid tua. Masjid ini dahulunya dipakai warga lokal Qatari sebelum proyek pertambangan minyak dibuka. Tidak diketahui kapan masjid ini dibangun, namun pihak perusahaan mengambil inisiatif untuk menjaga dan merawat tempat ibadah ini. Namun saat ini masjid ini sudah tidak digunakan lagi untuk beribadah Sholat karena sudah dibangun sebuah masjid besar di Dukhan yang berjarak sekitar 200 meter dari masjid tua ini.

Digambar pertama ada sebuah masjid yang diapit dua pohon kurma. Masjid ini berada di tengah komplek perumahan karyawan QP tepatnya di DK5. Maka kebanyakan menyebut amsjid ini dengan nama Masjid DK5. Dahulunya disekeliling masjid ini adalah komplek perumahan karyawan. Namun sekarang sekeliling masjid sedang direnovasi dan sedang dibangun perumahan baru berlantai 3. Satu rumah berkapasitas 20 kamar.

Gambar masjid DK5 saya ambil di pagi hari akhir November 2009, ketika minggu2 awal musim dingin tahun ini. Suhu udara belum begitu dingin, makanya sangat nyaman untuk berjogging atau berlari kecil di pagi hari. Udara sangat segar dan menyejukkan pikiran. Sungguh sangat indah gambar ini karena ada temaram sang mentari yang mulai menampakan batang hidungnya.

Dukhan memang jauh dari kota Doha, namun kota ini sangat nyaman untuk ditempati. Jauh dari kebisingan kota. Jauh dari kemacetan. Dukhan City orang menyebutnya walaupun kalau dirasa sebenarnya Dukhan hanyalah sebuah kampung. Proyek konstruksi untuk mempercantik kota dukhan terus berjalan saat ini termasuk pembangunan infrastruktur jalan, perumahan karyawan, sarana rekreasi dan penyelesaian komplek perkantoran perusahaan.

03 August 2009

Waktu Pulang Segera Tiba



Sayangku....akhirnya saat yang ditunggu kan datang juga. Rasanya sudah tak sabar bertemu dengan hari itu. Dimana kita bisa saling berbagi rindu dan kangen. Sudah hampir 5 bulan kita berpisah jarak yang sangat jauh. Terpisahkan oleh daratan dan lautan. Dengan perbedaan iklim dan suhu, sangat berat bagi kita sebenarnya.

Sayangku...Abi sangat berterima kasih karena kamu telah menggantikan posisi abi untuk waktu yang tidak terbilang sementara sebagai kepala rumah tangga. Abi hanya bisa memonitor semuanya dari kejauhan, lewat chat sms ataupun teleponlah kita bisa berbagi. Namun pertemuan muka rasanya masih harus menunggu waktunya tiba.

Sayangku...iniah bagian dari perjuangan hidup yang mesti Abi lalui. Kalau dibilang takdir, ya Abi sendiri gak tahu. Karena itu semua Kehendak Yang Diatas. Kita sama-sama tahu. Orangtua abi sudah mengantarkan abi sampai keluar kota demi untuk menimba ilmu semenjak lulus SMP di tahun 1992. Saat-saat tersebut bukanlah saat yang mudah bagi Abi. Karena sesungguhnya Abi masih sangat membutuhkan kasih sayang dan cinta mereka secara dekat. Namun itulah mungkin bagian takdir hidup yang harus Abi lalui.

Sayang...setelah sekian lama Abi terpisah dengan orangtua, akhirnya tiba untuk berkumpul kembali dengan mereka. Namun bagi Abi saat-saat indah tersebut hanya berlalu selama sekitar 3 tahunan. Disaat tersebut, abi mencapai usia 21 tahun. Usia muda yang masih penuh idealisme dan berbagai rencana untuk menggapai masa depan yang lebih baik tentunya.

Di pertengahan 2008, Abi yang masih berjiwa muda (sekarang juga masih muda ya..heheh) mempunyai cita-cita untuk berpindah dari tempat kerja waktu itu. Abi pengin melakukan perubahan hidup. Pengin mencari pengalaman yang lebih dan ilmu yang lebih banyak "diluar sana".

Sayang....alhamdulillah setelah berkeliling 4 kota kabupaten. Cilacap, Purwokerto, Purbalingga dan Kebumen, akhirnya abi bisa keterima di sebuah rumah sakit swasta di Purwokerto. Dan satu yang membuat abi tak kan pernah melupakan hal ini adalah abi adalah perawat laki-laki pertama disitu. Abi layaknya lelaki terganteng disitu. heheh...karena yang lainnya perempuan sih....

Sayang...sebenarnya perjalan hidup abi tersebut sudah ibu ketahui secara detail..namun rasanya abi pengin mengabadikan di dunia maya ini. Hal ini akan sangat mudah diakses dimanapun kita berada di belahan dunia ini.
Sayang...sudah dulu ya....abi cape nihh

Dukhan 3 august 2009 11.30 waktu qatar

21 July 2009

04 July 2009

Ketika Cinta Berjauhan



Kisah cinta memang tiada habisnya untuk diceritakan dan dituliskan. Satu kata ini menginspirasi jutaan anak manusia di dunia ini untuk menggubah sebuah lagu, merangkai puisi dan prosa, menulis sebuah novel, membuat sebuah film yang fenomenal dan berbagai kisah kehidupan yang lain yang tak pernah lepas dari urusan cinta ini.

Ketika cinta sudah berakar dalam hati, maka kekuatannya tak bisa dibandingkan dengan kerasnya batu karang di lautan, tak sepadan dengan kokohnya pondasi beton sebuah jembatan ataupun selembut air dilautan. Cinta sebuah kata yang mengandung sejuta makna dan penafsiran. Terkadang anak manusia biasapun pandai bersyair bak pujanggan tatkala hatinya sedang dilanda cinta.

Ketika cinta harus berjauhan, sebuah kondisi yang mesti saya jalani saat ini. Cinta yang terpisahkan oleh jarak. Kami hanya bisa saling pandang lewat tekhnologi dan kecanggihan dunia IT yaitu melalui Web Chat. Lewat sehari tak bisa memandang dan mendengar suara anak-anak dan istri, rasanya sebulan tidak bertemu. Sungguh terkadang rasa kangen dan rindu ini tak tertahankan.

Kisah kerinduan yang berakhir tiap enam bulan sekali. Kenapa begitu? karena di waktu tersebutlah kami bisa saling berkumpul bersama untuk melepas segala rindu dan kangen. Saling berbagi suka dan bahagia dalam pelukan dan rengkuhan kedamaian bersama istri dan anak-anak. Waktu yang tergolong tak sebentar untuk ditunggu, namun kami mesti terus bersabar menunggu hari-hari sampai saatnya tiba.

Kebahagiaan yang tiada tara ketika waktu nya cuti itu tiba. Rasanya lebih senang dibanding dengan saat menerima gaji sekalipun. Kebahagiaan yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Kebersamaan dengan keluarga di negara sendiri. Sebaik-baik atau senikmat-nikmat negara orang tentu lebih nikmat di negara sendiri.

Kepakan sayap burung yang tanpa lelah mengarungi angkasa, untuk menggapai sebuah harapan dan masa depan. Begitupun saya kini yang sedang mengais rezeki di negeri orang. Di negeri tempat "oryx" sebuah binatang khas negeri ini. Negeri ini disebut Qatar. Negeri tempat banyak orang mengadu nasib dari berbagai belahan bumi, dari barat sampai ke timur. Dari Amerika sampai Indonesia, dari Utara sampai selatan, dari UK sampai NZ.

Kaki ini terus melangkah tuk gapai masa depan yang gemilang, tuk gapai kebahagiaan anak-anak di masa mendatang. Ku korbankan diriku berpisah dengan mereka, kukorbankan cinta ini untuk kebahagiaan kami. Insya Alloh, semoga Alloh memberikan jalan terbaik buat keluarga kami, sehingga satu saat nanti kami bisa berkumpul kembali tanpa ada lagi Ketika Cinta Berjauhan.

Hari ini berjalan terasa lambat. Habis pulang dinas malam, damai rasanya ketika istri dan anak-anak menanti di rumah. Walau mesti kita butuh waktu untuk beristirahat, namun akan lebih bermakna ketika keluarga menanti dengan gembira kedatanganku di rumah. Namun apalah dayaku saat ini, keluargaku tinggal jauh di daratan Indonesia tercinta. Semoga mereka di sana memang berasa bahagia tanpa kurang suatu apa. Istriku, kekasih hatiku semoga kau dalam keadaan sehat tanpa kurang suatu apa.

Matapun sulit terpejam. Walau kucoba rebahkan tubuh ini di pembaringan namun pikiran ini terus melayang jauh ke angkasa mencoba menembus batas cakrawala. Mencoba terus menemukan kedekatan dengan kekasih hati dan buah hati di ujung dunia sana. Istri dan anak-anakku sayang, maafkan abi mu yang tak bisa menemani di kedekatan posisi. Abi mu hanya bisa menemani di kedekatan hati saja.

Akhirnya pagi ini kucoba membuka laptop kesayanganku. Kubuka satu website radio indonesia. Kutemukan satu channel radio fm di surabaya, radio sonora namanya. Kebetulan lagu-lagu kenangan era 80-an sedang mengalun dengan merdunya dan mendayu-dayu membawa hati dalam kedamaian. Sayangku...tahukah kau bahwa abi mu ini sangat merindukanmu dan mendambakan kau ada disisiku saat ini bila mungkin.

Sayang, kucoba dekatkan hati dengan Sang Pencipta. Untuk mendapatkan ketenangan hati.

last updated july 5, 2009

21 June 2009

Nadira Tengkurap



Beginilah perjuangan putri kedua kami untuk tengkurap. Melalui tempo perkembangan yang membanggakan tentunya. Ibundanya yang setia memberikan ASI sebagai pendukung nutrisi dan kekebalan baginya juga setia membimbing dalam setiap perkembangan yang mesti dilaluinya. Dari mulai miring, tengkurap, yang nantinya dilanjut dengan merangkak, berjalan dan berlari.

Setiap perubahan dalam masa-masa perkembangan balita adalah masa-masa yang menggemaskan. Masa yang lucu kalau kita perhatikan. Itu semua merupakan gambaran manusia dimasa dimasa dewasa nantinya. Karena setiap perubahan yang dilaluinya sudah pasti memerlukan perjuangan. Ketika dari harus miring, ketika harus tengkurap, ketika harus berbalik dari tengkurap kearah telentang itu semua memerlukan perjuangan yang tiada mudah.

Begitupun manusia dewasa, setiap langkah hidupnya menuju cita-cita yang diidamkan sudah pasti membutuhkan perjuangan yang tiada mudah juga. Kita terkadang gagal untuk mencapai cita-cita. Namun kita semua sadar bahwa kegagalan adalah langkah menuju kesuksesan dimasa datang. Kalau kita tengok ke masa balita, maka kita akan sadar bahwa betapa dulu ketika kita mencoba belajar tengkurap, kita terus berusaha dengan segala rintihan dan menangis mungkin agar kita bisa sukses tengkurap. Namun karena kegigihan kita akhirnya proses tengkurappun di lalui. Setelah tengkurap maka ada proses perkembangan yang lain yang sudah tentu penuh perjuangan dan kesusahan.

Nadira anakku, semoga kau terus tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa dan menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Kau menjadi kebanggaan keluarga kami, Insya Alloh. Senantiasa berbakti kepada orang tua merupakan anugerah terindah bagi kami.


Dukhan, 21 Juni 2009 19.00 Qatar Summer Time

13 June 2009

Karena Ku Sayang Kamu





Seandainya kau ada disini denganku
Mungkin ’ku tak sendiri
Bayanganmu yg selalu menemaniku
Hiasi malam sepiku
Ku ingin bersama dirimu

reff:
Ku tak akan pernah berpaling darimu
Walau kini kau jauh dariku
‘Kan slalu kunanti
Karena kusayang kamu

Hati ini selalu memanggil namamu
Dengarlah melatiku
Kuberjanji hanyalah untukmu cintaku
Takkan pernah ada yg lain

Adakah rindu di hatimu
Seperti rindu yg kurasa
Sanggupkah kuterus terlena
Tanpamu di sisiku
Kukan selalu menantimu


Judul artikel ini adalah judul sebuah lagu yang ditenarkan oleh kelompok musik DYGTA. Group musik Indonesia ini dirilis sekitar tahun 2000-2001. Waktu itu istriku sangat menggandrungi lagu ini. Saya nggak tahu kenapa dia sampe begitu senangnya ketika lagu ini diputar. Mungkin waktu itu dia memang sedang dimabuk asmara dan cinta. Dia begitu menyayangi kekasih hatinya. Namun disisi lain kekasih hatinya belum mengerti sepenuhnya apa artinya cinta dan sayang.

Hari dan waktu terus bergulir. Mengganti masa yang terus berubah. Usia kita semakin hari semakin tua. Semakin dekat dengan ajal. Semakin dekat pula dengan ketuaan. Semoga dengan mengingat lagu ini, kita semakin sadar. Tidak hanya manusia yang kita sayangi. Namun kita juga harus menyayangi Sang Maha Pencipta dengan cara menjalankan apa yang telah diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarangNYA. Seperti termaktub dalam Kitab Suci Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW.

Istriku yang selalu setia dan menyayangiku. Terima kasih atas segala cinta dan kesetiaanmu. Sayang, karenamu aku menjadi semakin mengerti akan makna romantisme dalam berumahtangga. Semakin memaknai cinta dan kasih sayang dalam menjalani hidup ini. Semoga kebersamaan kita akan langgeng. Cinta terkadang tidak bisa diungkapkan dengan beribu bahasa, cinta sejati adalah cinta yang berakar di kedalaman hati.

Dukhan, 12 June 2009 at 22.10 Qatar Time

08 June 2009

Menunggu Waktu



Waktu terasa berjalan lama, 3 bulan lagi aku harus menunggu. Saat dimana aku bisa berkumpul dengan keluargaku. Saat aku bisa bercanda ria dengan anak-anakku yang membanggakan. Anak-anak yang manjadi harapan masa depan.

Namun aku mesti bersabar menunggu waktu itu datang. Terkadang ingin rasanya kuputuskan kubawa keluargaku ke tempatku kerja sekarang. Namun terkadang keputusan itu menjadi keraguan. Karena ada alasan lain yang lebih penting.

Jarak yang memisahkan menimbulkan perasaan kangen diantara kami. Sehari saja tidak menatap wajahnya (walau lewat webcam) atau mendengar suaranya (lewat telpon) ataupun menerima kabarnya (lewat sms), sungguh rindu redam hati ini. Kekasih hatiku....tunggulah aku pulang tuk berkumpul berbagi suka dan ceria. Bercerita tentang kehidupan. Belajar memaknai arti hidup bersama tanpa prasangka.

Semoga kita selalu bersyukur pada Ilahi. Senantiasa sadar bahwa kita hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari salah dan dosa. Mahluk yang rapuh, mahluk yang masih bisa menangis, mengeluh, mengumpat dan berprasangka buruk pada orang lain. Ya Alloh semoga Engkau tunjukkan jalan yang lurus. Jalan orang-orang yang mendapat petunjuk dariMU.


Dukhan, 21 Juni 2009 19.15 Qatar Summer Time

12 May 2009

Berpose dengan Author EMT-B Texbook


Kita lagi berfoto bersama di College of North Atlantic Qatar setelah ujian praktek untuk National Registry bagi calon Emergency Medical Tecnician-Basic. Setelah kita dipastikan lulus dalam ujian praktek ini, kita sempatkan berfoto bersama salah satu Author Buku Ëmergency Medical Tecnician Basic Textbook yaitu Mr.Thomas Platt yang duduk ditengah-tengah kita sekalian. Berurutan dari arah kiri kita: Arief Hidayat, Muhamad Rais, Sugeng Riyadi, Thomas Platt, Agung Purnomo, Herisiyanto dan Pak Fauzy.

Tahapan selanjutnya setelah mengikuti ujian praktek NR-EMTB, kita menunggu data yang selanjutnya kita gunakan untuk registrasi langsung ke website www.nremt.org Setelah proses registrasi selesai maka kita selanjutnya menanti pelaksanaan test tulis NR-EMTB yang dilaksanakan di Doha, Qatar. Masa berlakunya data untuk registrasi test tulis ini selama satu tahu. Namun Thomas Platt berpesan agar kita sesegera mungkin mengikuti test tulis ini, karena dikhawatirkan kita lupa dengan materi yang telah disampaikan di CNA-Q. Lebih cepat lebih baik, kaya kampanyenya Pak Jusuf kalla aja ya..he heh heh..



Duhail,18 April 2009

Jaleha Desert


Ketika Sang mentari mulai menyembul dibalik awan tipis di langit Jaleha, Qatar. Saya sempatkan berpose di depan Standby Mobile Clinic. Kita berada di disitu karena ada aktifitas recovery well. Ada 4 nurse standby, 3 indonesian and 1 philipino. Kita yang biasanya bekerja 8 jam, maka disini berbeda. Kita diminta bekerja 12 jam dari jam 6 malam sampai jam 6 pagi.

Suasana semalam dihiasi dengan "Sand Storm"atau badai debu. Angin berhembus kencang sambil membawa debu pasir gurun. Mushola kecil yang berada tak jauh dari tempat kami standbypun dipenuhi debu pasir. Ketika selesai sholat maka debu-debu pasirpun menempel di dahi kami.

Jaleha, 11 May 2009

29 April 2009

Tumbuh Kembang Nadira



Nasywa dan Nadira kedua anakku ini lagi asyik bersenda gurau....
Nasywa lagi nggangguin adiknya, sudah tahu adiknya kegelian eehh malah nasywa terus memainkan telinga nadira sampai nangis..
tapi lucu dech kalian berdua..

Terima kasih ya Alloh atas karuniaMU yang sangar luar biasa ini.

25 April....hampir 4 bulan usiamu sekarang. tepatnya 2 hari lagi. hari ini nadira sudah mulai tengkurap sendiri. walaupun belum lama durasinya namun ini sebuah perkembangan baru bagi Dira.

12 Mei...4 bulan lebih 15 hari usiamu Dira, ibumu hari ini memberitahu ke abi lewat sms. kamu sudah mulai tengkurap dan membalikkan badanmu kembali tanpa bantuan dengan durasi yang lama. Salut buatmu Dira. Abi sampai penasaran nih pengen menemanimu tengkurap dan bolak balik. Tunggu abi pulang ya..

Dukhan 12 May 2009

24 April 2009

Terima Kasih Cinta



Terima kasih cinta, begitulah judul lagu yang dibawakan oleh seorang penyanyi muda indonesia bernama Afghan. Pantaslah kira berucap terima kasih terhadap cinta. Karena cinta, kita menjadi ada di dunia ini. Cinta dua umat manusia yang terikat dalam sebuah perkawinan suci antara ayah dan ibu kita, sehingga atas izin Alloh, dengan perantaraan mereka kita menjadi ada di dunia ini.

Karena cinta pulalah dunia ini menjadi damai dan tenteram. Peperangan yang terjadi di berbagai tempat di belahan bumi ini juga dikarenakan tidak adanya rasa cinta di antara mereka. Coba kita bayangkan ketika mereka saling mencintai tentunya tak kan ada lagi perang yang berkecamuk. Dunia ini menjadi tempat yang sangat indah dengan sentuhan cinta.


Namun terkadang karena cinta yang kebablasan juga bisa mengakibatkan kesyirikan. Sebagai contoh cinta dunia. Ketika cinta dunia telah membutakan mata hati kita maka kita akan lupa akan datangnya hari kemudian atau akhirat. Cinta dunia melalaikan manusia dari kenyataan ataupun dengan kata lain takdir bahwasannya yang ada di dunia ini semuanya fana atau tak ada yang abadi. Cinta dunia menghanyutkan kita dalam samudera kehinaan karena kita akan larut dalam arus kesenangan pribadi tanpa mempersiapkan bekal untuk hari kemudian.

Betapa merugi orang-orang yang mencintai dunia secara berlebihan. Jadikanlah semuanya menjadi seimbang antara cinta dunia dan cinta akhirat sehingga kita tidak tersesat.


Dukhan, 24 April 2009 0519 Qatar Time

13 April 2009

Closing Ceremony of IELTS Preparatory Program

Today, 11th April 2009 became the witness that we closed the IELTS Preparatory Program in Doha. This program organized by Indonesian Nursing Consultancy Group (INCG) and Indonesian National Nursing Association in Qatar (INNA-Q). Mr.Syaifoel Hardy was the instructor who guided all the attendances to know more about IELTS exam with his high capabilities.

On early February 2009 this class launched by the President of INNA-Q at Mr.Syaifoel's flat in Doha. There were about 12 students who actively attended until the end of this program. They were very enthusias to follow this class.

Mr.Syarif Achmad from Doha and Mr.Wisnuendro Gunawan from Dukhan were the first and the second place of the post test. However Mr.Syaifoel Hardy given the message "Do not see the mark of this post test but look how is your improvement after attended this program". Lets step ahead together to achieve the great future. As the reminder, never stop to keep learning, reading and doing something different to achieve your wish.


Dukhan, 13rd April 2009 12.20 AM

10 April 2009

Waktu tak kan pernah kembali



Ketika matahari bangkit dari ufuk timur untuk memulai aktifitasnya di pagi buta, tatkala sebagian umat manusia masih terlelap dalam tidurnya. Matahari senantiasa patuh atas perintah Sang Khaliq untuk seolah memutari bumi dari timur ke barat. Walaupun para ilmuwan tahu bahwa bumilah yang mengelilingi matahari itu sendiri. Disisi lain, terlepas mana yang benar dan salah, kita semua sadar bahwa hal itu berkaitan dengan hadirnya sang waktu. Waktu yang tak kan pernah kembali seperti waktu yang telah kita lewati.

"Si detik" terus bergulir untuk segera bertemu dengan yang namanya menit, begitupun "si menit" yang sangat merindukan perjumpaan dengan "si jam" yang selanjutnya "Si jam" yang tak kuasa menahan berkasih kasihan dengan " Si hari". "Si hari" pun tak beda dengan "adik-adik" nya yang tak rela terdiam di belakang. Hari pun tak mau larut dalam kesendirianya, dia terus mencari minggu, bulan dan tahun. Yang kita tahu istilah-istilah dalam tanda kutip tadi merupakan gambaran bahwa waktu akan terus berjalan bak bumi yang terus mengelilingi matahari dan bulan yang mengelilingi bumi. Akan terus berjalan sampai tiba saat Sang Pencipta bertitah kepada Malaikat Isrofil untuk meniupkan "Terompet" akan datangnya hari akhir.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh.... (QS.Al ‘Ashr: 1-4) demikian Alloh SWT mengingatkan akan pentingnya waktu. Ketika waktu terlewat maka tak ada satu orangpun yang dapat mengembalikannya seperti waktu yang telah terlewat. Memang ada dalam sebuah film yang bercerita betapa hebatnya seorang ahli yang bisa membuat "Time Machine". Si mesin waktu ini dapat mengembalikan orang ke masa lalu dan tentunya memberikan kesempatan kepada orang ini untuk merubah apa-apa yang telah diperbuatnya di masa lalu. Namun kita semua tahu inilah hanyalah angan-angan manusia ataupun hanya sekedar mimpi yang tak kan pernah terwujud.

Dari beberapa masa yang telah kita lewati, mulai masa dalam kandungan, masa kelahiran dan masa kehidupan yang sedang kita jalani sekarang ini. Tentu kita sadar bahwa kita tak mungkin kembali ke masa lalu. Sebagai contoh, kita tidak mungkin kembali ke masa dalam kandungan ataupun kita kembali ke masa yang lebih muda dari sekarang ini. Masa demi masa yang telah kita tapaki seperti jejak sejarah. Tatkala kita tinggalkan jejak yang baik sudah tentu akan meninggalkan tapak sejarah yang akan dikenang baik oleh keluarga kita sendiri, saudara, tetangga ataupun teman karib kita ataupun mungkin oleh Bangsa kita sendiri yang tidak mustahil juga nama kita akan dikenang sepanjang jaman oleh seluruh jagad di Bumi ini.

Disini penulis hanyalah ingin mengajak diri penulis sendiri dan keluarga penulis utamanya dan pembaca pada umumnya. Marilah kita introspeksi ke dalam diri kita sendiri, betapa wkatu ini tak kan bisa kembali ataupun mundur ke belakang. Mari bersama kita bisa manfaatkan waktu yang diberikan Alloh SWT kepada kita dengan sebaik-baiknya. Ingatlah bahwa setiap yang berjiwa akan mati. Seperti disebut dalam Firman Alloh SWT, antara lain dalam surat an-Nisaa [4]: 78 (tentang kematian yang akan menjemput setiap manusia dimanapun mereka berada), Q.S Ali Imron [3]: 185 dan al-Anbiyaa’ [21]: 35 (yang menerangkan bahwa setiap yang berjiwa pasti akan mati), Q.S al-A’raaf [7]: 57 (tentang kebangkitan orang-orang yang telah mati), Q.S al-Baqarah [2]: 161-162 (tentang laknat bagi orang-orang yang mati dalam keadaan kafir), serta masih banyak lagi ayat-ayat tentang kematian dalam Alquran yang bisa diambil pelajaran darinya.

Sekali lagi manfaatkan waktu kita selagi masih bernafas dan bisa menghirup udara kehidupan. Selagi matahari belum terbit dari arah barat, selagi amal ibadah masih diperkenankan, selama umur masih dikandung badan. Use your time now or you will feel sorry in the future.

Zekreet, 10 April 2009
1025 HRS

28 March 2009

Rumahku Surgaku

Kini keluarga kami diamanahi 2 orang anak yang cantik2 dan menambah kebahagian tentunya. Anak kami yang pertama bernama Nasywa Yanri Asy Syifa dan yang kedua kami beri nama Nadira Yanri Dukhanina. Nasywa sudah 3 tahun 2 bulan dan Nadira baru berusia 3 bulan pas jatuh pada hari kemarin 27 Maret 2009 bertepatan hari pertama ibunya masuk kerja lagi.


Anak-anakku engkaulah harapan keluarga kami untuk masa depan yang lebih baik. Tak lelah Kami berdoa semoga kalian menjadi anak-anak yang shaliha, berbakti pada ibu bapakmu, taat menjalankan syariah agama islam dan berguna bagi bangsa dan negara. Kami sangat bersyukur atas nikmat yang Engkau karuniakan kepada keluarga kecil kami.

30 April 2009 ketika memasuki hari ke-4 ibumu masuk kerja lagi setelah cuti bersalin kelahiran Nadira, Nasywa anakku kamu memasuki perkembangan baru. Nasywa sudah mau mencium tangan ibunya dan melambaikan tangan ketika ibundanya berangkat kerja. Pemandangan ini sungguh sangat berbeda dengan sebelumnya, Nasywa harus "disimpe" (diajak jalan menjauh agar tidak melihat ibunya berangkat kerja untuk beberapa saat) sebelum ibunya berangkat kerja agar Nasywa tidak menangis dan meminta ikut ke tempat kerja ibundanya.

Alhamdulillah mulai hari ini Nasywa tumbuh menjadi anak yang semakin mengerti dengan kondisi ibundanya yang tetap harus bekerja sementara ibundanya juga harus menjadi kepala rumah tangga karena Abinya sedang bekerja di luar negeri.


Dukhan, 28 Maret 2009 jam 17.30 waktu Qatar



13 February 2009

Badai debu di Qatar



Sejak kemarin Qatar diselimuti debu. Debu menyebar ke seluruh penjuru Qatar dari ujung barat (Dukhan) sampai ke pusat kota (Doha) dan merata ke kota-kota lain di qatar. Lingkungan menjadi tidak sehat karena debu yang menyesakkan pernafasan. Sungguh sangat tidak aman dan tidak nyaman bagi para pekerja yang beraktifitas di luar gedung. Disamping mengganggu pernafasan juga bisa menyebabkan mata merah atau iritasi. Maka perlu dicermati oleh semuanya bahwa sangat penting untuk menggunakan alat pelindung diri (PPE) untuk mengantisipasi bahaya yang mungkin timbul dari debu ini.

Menurut informasi dari orang-orang yang telah beberapa tahun tinggal di qatar, hal ini lumrah terjadi ketika musim akan berubah, baik musim dingin ke musim panas ataupun musim panas ke musim dingin. Dari sumber yang tidak mau disebut namanya, badai debu sekarang ini bisa juga menjadi pertanda musim dingin berubah menjadi tambah dingin ataupun akan berangsur menjadi musim panas. Situasi ini akan mungkin berlangsung beberapa hari dan mungkin sampai seminggu.

Perlu diwaspadai oleh semua orang yang mempunyai riwayat asthma ataupun alergi debu, bahwa kondisi ini bisa memperparah kondisi kesehatan mereka. Jadi saran penulis, batasi aktifitas di luar rumah dan jikalau terpaksa ke luar rumah maka gunakanlah alat pelindung diri yang tepat. Dan jangan lupa minum air putih yang memadai untuk mencegah dehidrasi yang mungkin terjadi dan juga basuh mata anda sehabis beraktifitas di luar rumah.

Semoga ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bisa menjadi catatan bagi kita semua terutama yang berada dan tinggal di qatar. Baik mereka yang di Doha, Dukhan, Umm Bab, Ras laffan, Messaied, Al khor, Shahaniya, dan kota -kota di qatar lainnya.

Sekian dulu, tarian jariku malam ini,mata sudah mulai tak bersahabat untuk memelototi komputer.Dukhan, 12 February 2009 jam 22.54 mbengi....

02 January 2009

Duhail...Here we study about EMT







On October 19, 2008 EMT-B Training was started. The place we are study is CNA Q. College of the North Atlantic Qatar. Here we learn about Emergency Medical Technician Basic. We are using the textbook from US but the trainer were from Canada.It was the nice opportunity to learn more about pre hospital care.



The trainers were so smart with their much experiences in pre hospital care especially in ambulance services. One of them is Mr.Bob Turpin, he is the one who is very nice people. Sometime he was so hard to train but honestly he was so kind people. Thanks Mr.Bob, I wish I could finish this course with the best result that I can.



May this training will be finished on January 14, 2009. We are the Batch eleven with eleven students. Recently nobody fail in the previous exam from division one to divison eight. We wish we pass the final examnination too.
The students named DODI, RICO, PRAVIN, GOKULDAS, JOMON, JACKISH, MAZHAR, ARIEF, RAIS, SIGO, SUGENG. Four Indonesians, One Philipini and 6 Indians.
Dukhan 2 January 2009
1945 Dukhan Time

Dukhan berkabut


Dukhan dalam bahasa arab artinya kabut. Dan hari ini kota dukhan diselimuti kabut seperti terjadi 3 hari yang lalu. Suhu udara dalam kisaran 17-19 derajat celcius. Suhu yang tidak terlalu dingin, namun menjadi dingin diluar gedung karena tiupan angin dari laut. Tepatnya angin yang bertiup dari Gulf of Bahrain yang sangat dekat dengan kota dukhan. Kota Dukhan memang berada tidak jauh dari tepi pantai Gulf of Bahrain. Kalau ditempuh dengan bersepedapun tidak terlalu capai untuk mengayuhnya.
Musim dingin di Qatar dimulai awal desember lalu yang diawali dengan munculnya angin kencang dan debu berterbangan. Beberapa hari kemudian angin kencang disertai dengan kabut yang turut serta. Yang mana akhirnya menimbulkan hawa dingin. Udara dingin memuncak tatkala malam menjelang. Dan akan sirna ketika matahari menampakan wajahnya menepis kabut di angkasa.

Bulan ini memang bulan yang sangat tepat untuk berada di dalam ataupun di luar rumah. Aktifitas berjalan kaki di komplek kota dukhan menjadi sesuatu yang sangat nikmat untuk dijalani. Apalagi dijalani bersama anggota keluarga. Namun ini menjadi sesuatu yang biasa saja bagi "bujangan lokal" seperti saya karena aktifitas hari-hari dilalui dalam kesendirian. Akan tetapi tidak menjadi penghalang untuk larut dalam kesendirian, alhamdulillah komunitas kecil warga indonesia dukhan sangat luar biasa. Ketika sekumpulan muslim dukhan aktif menimba ilmu yang dikaji bersama Ustadz. Ustadz yang satu ini berasal dari Indramayu, Indonesia. Ustadz Fuady namanya, beliau ini alumnus PONPES KEMPEK Cirebon. Orangnya masih muda namun pengetahuan agamanya sangat luas.
Saya mempunyai doa dan harapan semoga ustadz fuady selalu istiqomah untuk terus mengamalkna ilmu agama yang dikuasainya. Dan senantiasa bahagia bersama keluarganya walau berjauhan dengan istri dan anaknya. Saya paham ketika hidup harus dijalani berjauhan, sungguh sangat berat dan terkadang menyesakkan dada. Namun dengan segala kekurangan yang ada, kita harus tetap semangat menjalani hidup ini demi menggapai masa depan yang lebih baik. Dan Insya Alloh kita akan mendapat Surganya Alloh SWT, amien.Sekian dulu ayunan jemariku hari ini, semoga menjadi sesuatu yang indah.

Tetap semangat
Dukhan 2 Januari 2009
Aqiqah anakku...Nadira Yanri Dukhanina