15 October 2008

Lebaran 1429 H di Dukhan


Oleh Sugeng Riyadi Bralink

Suasana lebaran kali ini berbeda dari lebaran sebelumnya. Lebaran kali ini sangat berbeda karena saya berada di negeri orang tepatnya di kampung Dukhan, qatar. Satu lokasi perkampungan karyawan qatar petroleum. Qatar petroleum adalah perusahaan minyak dan gas bumi milik pemerintah qatar.

Sekedar info bahwa sampai dengan saat ini ada 82 orang karyawan qp yang berasal dari indonesia. Mereka kebanyakan tinggal bersama istri dan anak-anaknya.Sebagian kecil menyatakan dirinya sebagai bujangan lokal (atau disebut bachelor married).
Lebaran kali ini saya rasakan berbeda dengan lebaran di indonesia. Saya masih ingat manakala pengumuman datangnya lebaran datang, maka suara takbir berkumandang menyelimuti bumi indonesia, dari masjid-masjid, surau-surau, atau mushola mengagungkan Asma Alloh SWT. sementara disini tak ada takbir berkumandang, takbir disini hanya terdengar saat menunggu shalat ied berjamaah.
Tapi itulah kebiasaan disini.
Shalat ied tlah seleai, sesuai kesepakatan warga indonesia yang tidak mudik kali ini maka kita mengadakan acara silaturahmi di kediaman bapak zaki dan joko harsoyo.
pak zaki ini adalah ketua paguyuban warga indonesia di kampung dukhan atau IFF (indonesian family forum) sementara pak joko harsoyo adalah ketua safari ramadhan warga indo-dukhan.
Alhamdulillah acara berlangsung lancar, bapak2 berkumpul di tempat pak zaki dan ibu2 dan anak2 berkumpul di tempat pak joko. memang kebetulan rumah beliau bersebelahan jadi acara sangat khidmat.
setelah ada sedikit petuah dari shahibul bait (pak zaki) maka acara dilanjut saling maaf memafkan dan saling beraangkulan layaknya orang arab aja...he heheh
habis itu saat yang dinanti tiba yaitu menikmati hidangan khas lebaran yaitu opor ayam dengan ketupatnya, pecel, rempeyek...dan ada juga yang kreatif membuat dadar gulung...
jadi walau lebaran gak kumpul sama keluarga di indonesia tapi disinipun kami bisa tersenyum dan tertawa bersama merayakan lebaran 1429 H di kampung dukhan-qatar.
semoga ini menjadi pengingat dalam sejarah./
Dukhan 30 September 2008/1 Syawal 1429 H dan baru ditulis 15 Oktober 2008 M